logoblog

Cari

Tutup Iklan

Rahasia Sirin

Rahasia Sirin

Siapa yang tak kenal Sirin ? Masyarakat umum di kampungnya pasti tau siapa sirin yang di kenal dengan sosok pendiam dan

Cerpen

Rahasia Sirin

Rahasia Sirin

Wahyu Azis Faradi
Oleh Wahyu Azis Faradi
24 Desember, 2014 17:24:36
Cerpen
Komentar: 0
Dibaca: 2074 Kali

Siapa yang tak kenal Sirin ? Masyarakat umum di kampungnya pasti tau siapa sirin yang di kenal dengan sosok pendiam dan pemurung. Namun Berbeda bagi beberapa gadis muda dan  janda yang pernah berbicara atau di dekati sirin. Bagi mereka sirin adalah sosok yang menyenangkan, enak di ajak berbicara, dan juga membuat orang yang di dekatnya merasa nyaman walaupun mereka sadar bahwa sirin tidak mempunyai pesona. Ada juga salah satu dari beberapa gadis itu mengatakan bahwa sirin itu begitu romantis nan melankolis.

Kini sudah dua bulan lamanya Sirin tak pernah keluar dari  rumah kecuali hanya ke tempat kerjanya. Hal ini sedikit membuat para gadis menjadi rindu akan kehadiran Sirin. Mereka bertanya-tanya ada apa gerangan  yang membuat sirin belakangan ini seperti itu ? Apa karena istrinya yang melarang Sirin untuk keluar rumah kecuali ke tempat Kerja ? Atau juga mungkin anaknya yang sedang sakit keras ?  Paling tidak Sirin pasti akan keluar pada malam minggu atau kalau ada acara pertunjukkan joged di kampung-kampung terdekat. Tapi nyatanya Sirin melenyapkan diri begitu saja tanpa ada konfirnasi dan juga permisi terlebih dahulu.

Gadis-gadis yang mengagumi sirin tidak berani bertanya ke siapapun prihal bagaimana keadaan Sirin walaupun hubungan mereka hanya sebatas teman tapi mesra. Mereka takut di ketahui oleh orang banyak karena hubungan dengan Sirin adalah sebuah rahasia gelap yang harus mereka jaga. Tapi ini bukanlah apa yang di sebut selingkuh atau perbuatan serong yang keji itu.Bagi mereka berteman dengan sirin adalah sesuatu hal sangat menyenangkan yang mereka tak bisa dapati dari puluhan pria-pria tampan yang penuh pesona di desanya. Hanya saja mereka takut di anggap menyimpang oleh kahlayak umum ketika mereka di dapati berteman dengan sirin. Maklum secara paras Sirin jauh dari apa yang di sebut tampan, terlebih lagi dia sudah menikah dan mempunyai anak. Ketahuan oleh masyarakat bisa-bisa akan menjadi skandal besar yang membuat mereka diasingkan dan otomatis akan di gunjing habis-habisan.

Adalah Lisa seorang janda yang menaruh rindu tebal kepada Sirin berencana akan mendatangi tempat kerja sirin. Ia telah menyiapkan skenario jitu agar hubungannya dengan sirin tidak kentara. Lisa membawa anaknya untuk bercukur ke tempat kerja sirin yang memang berprofesi sebagai Tukang cukur. Namun Sirin bukanlah Tukang cukur keliling. Ia memutuskan berhenti berkeliling  Karena Sirin mengalami kecelakaan kendaraan  bermotor. Dan gara-gara itu Sirin mengalami trauma akut atas kejadian tersebut sampai sekarang. Namun sebenranya bukanlah perkara naik motor atau kecelakaan itu yang membuat sirin trauma, melainkan lebih dikarenkan ia tak bisa menahan diri untuk  melirik para gadis dan janda yang ia jumpai. Dan gara-gara itu ia selalu jatuh dan kecelakaan kendaraan bermotor. Oleh karena itu kini ia jera dan menderita taruma akut.dan akhirnya Ia menjual motornya untuk membuka  salon pangkas rambut sendiri di kios bekas milik saudaranya.

“ Assalamualaikum” ucap Lisa yang kini mau masuk ke salon Sirin.

“walaikum salam, silahkan duduk,di tunggu dulu” ucap sririn dengan ramah tanpa melihat siapa yang datang karena ia sedang fokus dengan rambut pelanggannya.

Lisa memandang sirin dari belakang. Kini sedikit rindunya dapat terobati. Lisa melihat tidak ada perubahan dari penampilan Sirin. Ia masih tetap, simple,low profile,dan misterius.

“ Gimana kabarnya Sir ? situ ngilang-ngilang aja” Lisa memulai pembicaraan.

Sirin langsung menoleh ke sumber suara .” Weh kamu Lis,  biasalah baik-baik selalu”

“masak sih tidak kenal suara kita ?” ucap Lisa perlahan menggoda.

“maklum lah sedang fokus sama rambut” jawab Lisa sembari terus mencukur rambut pelanggannya.

Sirin memang selalu fokus pada rambut saat mencukur. Baginya rambut yang ia sedang cukur itu adalah rumput di taman yang harus dia potong agar taman itu menjadi indah. Itu adalah hal yang sering ia ucapkan ke gadis-gadis guna membanggakan profesinya sebagai tukang cukur.

Namun kali ini, Sirin mencukur sambil berbicara dengan Lisa, janda sekaligus teman dekatnya. Berbicara dengan perempuan itu adalah hal yang menyenangkan bagi sirin dan tak bisa di tahan-tahan hingga membuatnya lupa waktu. Diapun akhirnya larut dalam canda dan tawa dengan Lisa sampai akhirnya,

“ stop-stop pak !!, Kok begini rambut saya?” teriak Joni yang sedang di cukur oleh Sirin

“ Wah, apa-apaan ini pak !” Sambung Joni yang tak habis pikir rambutnya yang bagus kini modelnya tidak karu-karuan.

Baca Juga :


Sirin terperanjat melihat perbuatannya. Ia tak menyangka rambut joni ia cukur seperti itu, mirip orang botak. Lisa pun demikian.

“ Aduh Mas sirin, kok gitu jadinnya ?” Lisa rupanya juga menyalahkan Sirin.

“astaga,,,sial”, gumam di hati sirin yang sedang berdetak cepat nan kencang. Karena ia tak bisa berkata apa-apa. Sirin seketika itu langsung berlari dari salon pangkas rambutnya.

“weh, Pak mau kemana, tanggung jawab dulu dengan rambut saya !!!” ucap joni yang ingin mengejar namun tdak jadi karena ia malu keluar dari salon dengan potongan rambut macam itu.

Sirin berlari sekuat tenaga mencari tempat persembunyian. Tempat persembunyiannya yang paling aman adalah di kamarnya sendiri. Sirin tiba di rumahnya. Ia langsung masuk ke kamarnya dan mengnuci pintu rapat-rapat.

“ Bu, nanti kalau ada yang cari saya, bilang saja tidak ada dirumah” pesan Sirin kepada istrinya dari dalam kamar.

Istri sirin mengiyakan apa katanya karena ia sudah tau apa masalah yang di alami oleh suaminya. Karena hal itu sering terjadi.

Didalam kamar Sirin langsung menyelubungi dirinya dengan selimut. Dia tidak habis pikir bisa jadi begini lagi. Terhitung sejak dua minggu ia membuka salon pangkas rambut, Sirin sudah dua kali berbuat semacam demikian  Dan penyebabnya tidak lain dan tiada bukan gara-gara  perempuan.

“ Sial, Kok jadi terus-terus dapat bencana begini setiap dekat dengan perempuan? ada apa dengan Mantra pengasihku ?”  gejolak hati Sirin merenung di balik selimut.

“ Tobat Bapak !” Kata istrinya yang berada di ruang tengah sembari menonton TV dan mengangguk-anggukan kepala berpikir bahwa guna-guna pengikat suami agar tidak selingkuh dari Pun Meni ternyata manjur total.

 

~~~~(*~~~~



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan