logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kupu-Kupu Emas di Dusun Sunyi

Kupu-Kupu Emas di Dusun Sunyi

Berawalnya sebuah kisah di suatu tempat yakni “dusun Sunyi” di tempat inilah Habib dan Laila sering berpapasan dalam perjalanan ke suatu

Cerpen

SMPN 3 KOPANG
Oleh SMPN 3 KOPANG
11 Februari, 2015 18:52:01
Cerpen
Komentar: 2
Dibaca: 13425 Kali

Berawalnya sebuah kisah di suatu tempat yakni “dusun Sunyi” di tempat inilah Habib dan Laila sering berpapasan dalam perjalanan ke suatu tujuan.

Hari demi hari setiap mereka berpapasan di tempat yang sama dua pasang mata berubah tatapan seolah-olah ada benih-benih cinta yang tumbuh dengan jujur dihati kedua insan tersebut. Suatu ketika di dusun Sunyi Habib beristirahat turun dari kendaraannya tak lama kemudian Laila tampak mendekat turun dari kendaraannya juga di tempat istirahatnya Habib. Kedua insan itu saling membuka hati dengan berbalas senyum hal itu berulang kali dalam waktu lama.

Kisah kedua insan tersebut mulai berbuah dengan membangun rumah tangga, untuk melengkapi kebahagiaan mereka dalam merajut sebuah rumah tangga adalah dengan memiliki keturunan.

Empat tahun berumah tangga, belum juga dikaruniai anak. Habib suami dari Laila keluar rumah untuk menghilangkan penat yang ada pada dirinya. Pergilah dia kesuatu tempat yakni dusun Sunyi, dinama tempat itu adalah tempat dimana kisahnya berawal  hingga ia menikahi Laila.

Kejadian luar biasa diluar dugaan Habib, mendekatlah seorang wanita muda, Habib berkenalan dengan perempuan muda itu, yang dikenal dengan nama Laras.

Pertemuan itu berulang kali, yang pada akhirnya mereka berumah tangga tanpa sepengetahuan isterinya Laila. Mereka menikah dibawah tangan.

Empat bulan berlangsung pernikahannya yang kedua, Habib dengan Laila pergi kedusun sunyi, untuk mengenang kisah pertemuan pertama mereka. Diluar dugaan peristiwa naas menimpa Habib. Dia tertabrak lagi sebuah mobil truk yang mengangkut bahan batu-bata yang menyebabkan nyawanya terenggut. Laila bersedih kehilangan suami tercinta, sesuatu yang sudah menjadi kehendak Alloh, tentu manusia tak akan mempu menepisnya.

Waktu berselang tak lama, Laila pergi ke dusun sunyi, ketempat suaminya mengalami musibah mengenaskan, setibanya di tempat itu terlihat oleh Laila sepasang kupu-kupu emas yang sedang beterbangan mengelilingi sebuah batu besar yang ada di sekitar kejadian naas itu. Laila menatap terus kupu-kupu itu sambil merenung. Seorang wanita sebaya dengannya “Laras” menghampiri Laila, keduanya saling berkenalan. Ternyata dalam percakapan keduanya berisikan cerita yang sama, yakni tentang kondisi kedua wanita itu yang lagi hamil muda, lebih dari itu keduanya adalah istri dari almarhum Habib.

 

 

Baca Juga :


Oleh : Hj. Haeruni,S.Pd (Guru SMPN 3 Kopang)

 

 

 

 

 

 



 
SMPN 3 KOPANG

SMPN 3 KOPANG

KM. SMPN 3 KOPANG Jl. Raya timur Montong Gamang - Kopang Lombok Tengah --> Melalui KMnya ingin menyampaikan segala aktivitas pendidikannya baik KBM, kegiatan OSIS, Humas, kesiswaan, dll. Anggota : Hery (Co), Zulkarna, Anggota Jurnalis Muda, Pengurus da

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM. BEGIBUNG

    KM. BEGIBUNG

    12 Februari, 2015

    kisah yang sangat tragis. bagus...bagus...bagus..saya ikut terhanyut dalam cerita. Bravo Bu Hj. Haeruni. nulis truuuuusssss.....hasil karya tulisan kita akan menjadi sejarah dan akan dikenang sepanjang masa.


  • KM. BEGIBUNG

    KM. BEGIBUNG

    12 Februari, 2015

    kisah yang sangat tragis. bagus...bagus...bagus..saya ikut terhanyut dalam cerita. Bravo Bu Hj. Haeruni. nulis truuuuusssss.....hasil karya tulisan kita akan menjadi sejarah dan akan dikenang sepanjang masa.


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan