logoblog

Cari

Tutup Iklan

Isteri Sholehah

Isteri Sholehah

KM Sambang Kampung- SKENARIO ISTERI SOLEHAH SCANE 1 INT. DI SUATU MALAM DENGAN CUACA YANG SANGAT DINGIN DIDALAM KAMAR VINA, 34, Merenungi permintaan  Suaminya

Cerpen

KM. Sambang Kampung
Oleh KM. Sambang Kampung
07 Juli, 2017 12:59:54
Cerpen
Komentar: 0
Dibaca: 4045 Kali

KM Sambang Kampung-

SKENARIO ISTERI SOLEHAH

SCANE 1

INT. DI SUATU MALAM DENGAN CUACA YANG SANGAT DINGIN DIDALAM KAMAR VINA, 34, Merenungi permintaan  Suaminya bernama Ridho, 35.  yang ingin menikah lagi dengan seorang gadis Dinda, 25, yang dikenalnya lewat akun Face Book (FB). Dalam hatinya Vina sangat mendambakan mendi isteri yang samikna kepada Allah, Rasulullah dan Ridho. Dia tidak ingin membiarkan Ridhonya berlarut-larut dalam bergelimang dosa dengan Dinda gadis yang dikenalnya itu. Tiba-tiba Ridhonya datang membuka pintu kamar.

Ridho : Assalamu’alaikum …dik kenapa ko keliatannya sedih….???

Vina : Waalaikumus salam …. Ya bi… ada hal yang masih aku pikirkan.

Ridhonya : tentang apa..?

Vina : tentang permintaan abi …saya saat ini belum siap untuk menerima permintaan itu. Saya harus menguatkan hati dan peraanku dulu. Memang ini adalah hal yang sangat sulit bagi wanita manapun.

Ridho : dik….abi sangat berharap ada keputusan yang terbaik …jangan biarkan abi seperti ini.

Vina : ya..udah sebaiknya kita omongin besok aja….lebih baik kita istirahat dulu..siapa tau malam ini ada petunjuk dari Allah…

Akhir nya mereka beristirahat, namun  dalam tidurnya sang Ridho gelisah  tidak bisa memejamkan mata dan memutuskan untuk keluar kamar dan duduk di teras belakang.

SCAN 2.

EXT. MALAM YANG DINGIN DI TERAS BELAKANG RUMAH,  RIDHO merasa sangat gelisah memikirkan apa yang akan menjadi keputusan isterinya. Dia meremas-remas rambutnya dan mengusap mukanya dengan cara yang tidak lazim. RIDHO (VO)(Ya Allah kenapa keaadaanya seperti ini…Berikan aku petunjuk Ya Allah…). Ridho tidak menyadari bahwa Vina (isterinya) terjaga dari tidurnya dan melihat keadaan suaminya.

SCANT 3

INT. PAGI HARI DIRUANG MAKAN. VINA sibuk menyiapkan sarapan untuk suaminya. Setelah makanan siap keduanya duduk di meja makan.

Ridho : dik…gimana keadaanmu pagi ini…

Vina : Alhamdulillah bi ..adik sehat….bi…adik mau mengatakan sesuatu…sesuai janji adik tadi malam.

Ridho : bagamana dik…?

Vina : keputusan ini memang sangat berat bagi wanita manapun.. bahkan tidak wanita manapun tidak akan pernah mau menerima hal seperti ini…

Ridho : mmmm…mmmm…abi tau..namun abi tidak bisa menghidar dari keadaan seperti ini….abi juga tidak ingin membuat dosa karena tidak mau jujur sama adik…

Vina : itulah bi….makanya hari ini adik membuat keputusan untuk menerima abi untuk menikah lagi dengan dinda.…aku ikhlas… dan aku akan kuat menghadapi ini…..

Ridha : sungguh…??? Apa itu keluar dari hatimu..???

Vina : ya …itu keluar dari hatiku yang paling dalam…namun aku berharap abi adil dalam membina rumah tangga ini…

Ridha : insya Allah …abi akan berusaha sebagai imam untuk kalian berdua….abi juga berharap kalian berdua mampu menjadi istri yang bisa saling menghargai.

AKhirnya Ridho pun menikah dengan dinda dan mereka hidup bersama dengan harmonis.

SCAN 4

INT. DIDALAM RUANG TAMU DUA TAHUN PERNIKAHAN PERNIKAHAN  RIDHA DENGAN DINDA BELUM DIKARUNIAI ANAK. AKHIRNYA TIMBUL IDE VINA UNTUK MEMBALAS SAKIT HATI. VINA (VO)(Sudah dua tahun menikah mereka kok belum juga mempunyai keturunan…..bagaimana kalau aku menyuruh abi untuk menikah lagi dengan  Lirna, 20. teman baikku di Majlis Ta’lim…yess…biar Dinda juga merasakan apa yang pernah aku rasakan dulu)

SCAN 5

INT. DI DALAM KAMAR MALAM HARI RIDHO DAN VINA.

Vina : bi…..dua tahun sudah menikah dengan Dinda tapi kok belum mempunyai keturunan…bagaimana kalau abi menikah lagi..???

Ridho : maksud adik apa..???

Vina : maksud adik,..begini bi…adik mempunyai sahabat di Majlis Ta’lim  dia sangat baik dan sangat sholehah namun kondisi perekonomiannya sangat memprihatinkan…adik sangat kasihannn dengan kondisinya itu.

Ridho : siapa dia…?

Vina : namanya adalah Lirna…maksud adik juga agar kita bisa membantu keluarga mereka bangkit dari keterpurukan ekonominya.

Ridho : dik…abi tidak bisa seperti itu…kalian berdua saja sudah cukup bagi abi….

Vina : ayo lah bi….demi aku…aku ingin sekali membatu Lirna…

Tapi Ridho tetap tidak menerima permintaan Vina. Namun vina terus saja mendesak agar Ridho mau menikah dengan Lirna.

SCAN 6

INT. DUA BULAN KEMUDIAN DIDALAM KAMAR TIDUR MALAM HARI. VINA TERUS BERTANYA KEPADA RIDHO AGAR PERMINTAANNYA DI TERIMA RIDHO.

Vina ; bi…adik minta kabulkanlah permintaanku ini…setelah itu adik adik tidak akan minta apa-apa lagi…

Ridho : apakah adik sudah memikirkannya dengan baik..??

Vina : aku sudah siap bi…dengan segala resikonya…

Ridho : bagaimana dengan Dinada apa adik sudah bicarakan ini…???

Vina : sudah bi….dan dinda juga sudah setuju…

Ridha : kalau begitu abi mau bicarakan dulu sama Dinda….

Vina : kami berdua sudah sepakat tentang ini dan Dinda juga ingin membantu Lirna

Ridho : baiklah kalau begitu…kapan kita bisa bertemu dengan Lirna…?

Vina : besok pagi kita ke rumahnya…terima kasih abi telah mengabulkan permintaan ku ini…sekali lagi terima kasih bi..(sambil memeluk Ridho)

Ridho : sama-sama dik… jika itu yang terbaik untuk kita semua.

Vina (VO)(betapa aku sangat yakin kalau Dinda akan merasakan sakit yang sama persis dengan yang aku alami semasa dulu suamiku menikahi dia, inilah yang ku inginkan membalas sakit Hatiku)

SCAN 7.

INT. PAGI HARI DI MASJID SAAT PROSES IJAB QABUL VANA DAN DINDA HADIR MENYAKSIKAN PROSESI TERSEBUT. VINA (VO) (Remuk sudah hati maduku sekarang karena aku tidak memberitahukannya, aku sangat yakin dia meras sangat terhina dan inilah yang aku inginkan, ya… balas dendamku sudah terpenuhi). Dinda merasa sangat sedih, tanpa di sadari air matanya berlinang.

Dinda : Barakallahulakuma wabarahalaikuma wajama’aa bainakuma fii khair, abi , dek Lirna semoga menjadi pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah, amin. Ya rabbalalamin.

Vina : kok …dinda tidak sakit hati ya…(menggumam)

Dinda : (sambil meneteskan airmata) kak …tadi aku di telpon dari rumah bahwa hari ini Bapakku meninggal dunia.

 

Baca Juga :


Vina : Innalilahiwainnailahirroziun.. tapi bagaimana ya dik inikan hari bahagianya abi,…apakah kita tega  akan merusaknya kebahagiaan mereka..sabar ya dik..??

Dinda : ya kak…semoga Allah meridhoi segala amal perbuatan semasa hidup bapak. Amin ya Rabbal Alamin.

Vina (VO)”hah betapa aku sangat bahagia melihat air mata menetes dari telupuk mata maduku itu, aku tau hatinya sangat sedih melihat suaminya menikah lagi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan kini bapak nya meninggal sementara dia tidak bisa melihat jenazah nya. Lengkap sudah kebahagiaanku…aku sangat puas menyakiti maduku)

SCAN 8

DIPERJALANAN RUMAH TANGGANYA RIDHO SUDAH TIDAK SEPERTI DULU LAGI DIA HANYA MEMPERHATIKAN ISTERI PERTAMA DAN KE TIGANYA.  RIDHO INGIN PERGI UMROH DAN MENGAJAK DUA ORANG ISTERINYA MAKA DIADAKANLAH UNDIAN SIAPA YANG BISA BERANGKAT. DARI HASIL UNDIAN YANG BERHAK BERANGKAT ADALAH  VINA DAN DINDA. NAMUN KARENA LIRNA  dan Vina SEDANG HAMIL DAN INGIN KE TANAH SUCI MAKA DINDA MEMBERIKAN KESEMPATAN ITU PADA LIRNA.

Lirna : aku ngidam ingin ke tanah suci tapi rupanya aku belum beruntung untuk ke sana.

Vina : masih sih….

Lirna : ya…kak ..aku kepingin sekali kesana….tapi rupanya belum ada keberuntungan kesana.

Dinda : bagaimana kalau adik aja yang berangkat biar aku yang menjaga anak-anak dirumah…

Lirna : sungguh kak…???

Dinda ; ya…sungguh..?? kakak berharap nanti di tanah suci adik bisa berdoa agar anak yang dikandungan menjadi anak yang saleh dan solehah.

Lirna : terimakasih kak….(sambil memeluk Dinda).

SCAN 8

SEPULANG UMROH VINA MELAHIRKAN  DAN SEMINGGU KEMUDIA  LIRNA MELAHIRKAN. DINDA MONDAR-MANDIR KESANA KEMARI MEMENUHI KEBUTUHAN MADU-MADUNYA, DAN MEMBERSIHKAN RUMAH MADU-MADUNYA, SELAIN ITU DINDA HARUS MENGAJAR.

SAAT BADAN DINDA CAPEK KESEIMBANGAN BADANNYAPUN MENURUN DINDA DIBENTAK OLEH RIDHO KARENA MENJATUHKAN GELAS KENANG-KENANGAN DARI SAHABATNYA. KATA-KATA KURANG BAIK KELUAR DARI MULUT SUAMINYA.

INT. SIANG HARI DIRUMAH VINA

Ridho : astaga…apa yang kamu lakukan…kenapa kamu pecahkan gelas itu…

Dinda : maafkan aku bi…maafkan aku…aku tidak sengaja…

Ridho : apa kamu tau itu adalah hadiah dari teman baikku…itu kenang-kenangan yang harus di jaga…dasar…ceroboh…huuuhhh…apa sih mau mu….

Dinda : maafkan aku bi…aku tidak sengaja…

SCAN 9

INT. MALAM HARI DIRUMAH VINA, DINDA DATANG UNTUK MEMINTA MAAF

Dinda : kak….apakah aku pernah membuat hati kakak sedih..???

Vina : maksud adik apa…???

Dinda : wanita tercipta sebagai pelengkap dan pelipurlara bagi seorang laki-laki, entah selama aku menjadi isteri abi apakah aku sudah melayani dia dengan sebaik-baik pelayanan…???aku tidak pernah tau…karena abi tidak pernah menegurku belakangan ini. kak sampaikan maaf ku kepada abi jika nanti beliau pulang, dan aku minta maaf kepada kakak jika salah kata dan tingkah laku yang tidak berkenan dihati kakak, sampaikan maafku kepada dek lirna juga, sekarang aku pulang dulu kak terima kasih banyak atas semuanya, assalamualaikum……,

(Vina bingung dengan segala ucapan Dinada)

SCAN 10

ESOK HARINYA SIANG HARI DIRUMAH VINA .

VINA HERAN (VO)(Biasanya pagi-pagi Dinda sudah datang untuk membantu mengurus anak-anak dan membersihkan rumah..kok hari ini dia tidak datang-datang ya…adapa sih sebenarnya)

Vina : bi tolong pergi ke rumah Dinda …kok perasaanku hari ini tidak enak…biasanya dia datang pagi-pagi untuk membantuku disini..kok pagi ini dia tidak datang..??

Ridho : ya…coba aku kesana dulu…siapa tau dia kurang sehat…

SCAN 11

DIRUMAH DINDA SIANG HARI RIDHO MENGETUK PINTU

RIDHO : Assalamu’alaiku….assalamu’alaikum…assalamu’alaikum

(tidak ada jawaban dari Dinda akhirnya Ridho masuk dengan mendobrak pintu rumah..Ridho sangat terkejut melihat Dinda bersujud berbalut mukenah telah meninggal dunia)

Ridho : dindaaaaa…dindaaa…dindaaa….dinnddaaaaa banguuuunnn dindaaa..kamu kenapa dindaa….

(Ridho tersadar bahwa Dinda sudah meninggal dengan mengecek denyut nadinya)AKHIRNYA RIDHO PINGSAN SETELAH MEMBACA BUKU DIARE MILIK DINDA YANG BERISI : DINDA (VO)

(BISMILLAH…inilah aku dan kehidupanku, aku tahu dunia hanya singgahan sementara dan alam yang kekal abadi tengah menunggu, inilah aku dan kehidupanku, setiap taqdir yang tergores tidak luput dari hikmah didalamnya. Aku perempuan lemah dengan segala kekurangan mengharap suatu keberkahan yang bisa membuat rumah tangga kami dalam limpahan rahmatMu Ya Rabb. Mungkin aku masih belum pantas dikaruniai seorang anak, ini taqdir yang mesti aku jalani walau terkadang hati menangis merintih, mendamba seorang anak yang bisa menjadi kebanggaan orang tua. Inilah aku dan kehidupanku, aku perempuan lemah yang setiap yang ada didiri dan jiwaku adalah atas kendaliMu, lalu apakah aku salah jika aku tidak bisa menumbuhkan janin dalam rahimku. Aku tidak mempunyai kekuatan untuk melakukan itu, aku tidak punya apa-apa dan aku perempuan yang papa, tanpa rahmatMu Ya Rabb..tidak mungkin aku bisa bertahan sampai detik ini, betapa aku bersyukur atas setiap kebahagiaan yang datang dalam keluarga kami, Enggkau obati rasa rindu memiliki anak dengan hadirnya bayi-bayi mungil dari rahim maduku. Sungguh Engkau Maha Tahu Engkau tidak member apa-apa yang kami minta, namun Engkau member apa yang kami butuhkan, Rabb..ampuni aku..saudari-saudariku terlebih suami yang aku cantai..dia tidak bermaksud begitu, dia tidak sengaja , tidak memperdulikan aku, Engkau Maha Tahu Ya Rabb. Setelah ini aku berharap suamiku lebih baik lagi terhadap saudari-saudariku. Pasti suamiku sangat bahagia memiliki istri-istri seperti mereka yang mampu memberikan apa yang dia minta, sekali lagi inilah TaqdirMu Ya Rabb, aku lebih bahagia disisiMu bertemu kekasih-kekasihmu smoga suamiku Ridho dengan kepergianku..Amin Ya Rabb..

SEKIAN….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 
KM. Sambang Kampung

KM. Sambang Kampung

Bercita-cita membangun Agro Mart HP. 081917979038 Anggota Kampng Media Sambang Kampung : 1. MASYHURI, SE.MM. 2. SALMAN ALFARISI. SE.MM. 3.ZUHROTUL AINI, AMd. KL. 4. M. HUSNUL FIKRI, ST. 5. NADIA PUJI LESTARI

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 

Artikel Populer

Komentar Terbanyak

 

image
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan