logoblog

Cari

Tutup Iklan

Gaya Anak SD Generasi 90-an

Gaya Anak SD Generasi 90-an

Seragam hitam putih masih melekat dalam ragam saat bel berbunyi di setiap sudut sekolah. Bergegas dan berkumpul dengan sahabat-sahabat kecil, ke

Cerpen

Suparman
Oleh Suparman
01 Oktober, 2018 07:35:45
Cerpen
Komentar: 0
Dibaca: 3332 Kali

Seragam hitam putih masih melekat dalam ragam saat bel berbunyi di setiap sudut sekolah. Bergegas dan berkumpul dengan sahabat-sahabat kecil, ke mana langkah selanjutnya yang kita habiskan bersama-sama. Rumah bukan menjadi tempat terakhir untuk beristrahat dari lelahnya belajar. Kami harus berbelok dari halaman rumah, bermain dan bercengkrama dengan alam adalah harapan kami, orang tua tak boleh membatasi pergaulan karena kebebasan untuk bermain masih berlaku saat itu. Meskipun orang tua sangat khawatir apakah sudah makan atau belum?

Melingkarkan lengan pada pundak sahabat adalah kebiasaan menyenangkan saat pulang sekolah. Sepanjang bibir jalan depan sekolah banyak hal-hal konyol yang nampak, dari yang suka ganggu perempuan sampai dilemparin batu “mungkin rasa suka kepada lawan jenis mulai tumbuh”. Celana pendek berwarna merah begitu ketat membukus paha-paha kala itu, sedangkan rok mini nampak seksi dari ayunan kaki kaum hawa dari kejauhan, hanya pandangan biasa tak merusak kehormatan teman sekolah; Karena pergaualan generasi 90-an belum sampai pada level yang merusak.

Uniknya lagi, mungkin karena bosan pakai sepatu atau mungki kebiasaan buruk saat itu, sepatu ditenteng kemudian kedua ujung diikat lalu digelangi bahkan dikalung di dahi. Tak ada yang melukai atau menyinggung perasaan sahabat, semua dilakukan karena proses alam yang merubah semua menjadi kenangan. Kelakuan aneh kadang membuat kita tetap berada dalam pelukan sahabat. Intrik-intrik tak pernah terucap dari mulut untuk menjatuhkan indahnya sebuah persahabatan.

 

Baca Juga :


Berangkat dari rumah dengan pakaian bersih, pulang dari sekolah semua berantakan. Semua karena keterbatasan tentang pengetahuan bagaimana hidup bersih. Mungkin zaman itu mengajarkan hal-hal seperti itu sehingga sehingga sejalan dengan tingkah laku zamannya.



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan