logoblog

Cari

Tutup Iklan

Jangan Terlalu Membenci

Jangan Terlalu Membenci

  Kringgg...kringg.. bel sekolah berbunyi..  Seorang wanita yang begitu cantik. Ia bernama Miyatan. Ia keluar kelas... Ia duduk di depan kelasnya...

Cerpen

Jangan Terlalu Membenci


Didi agus Winarno
Oleh Didi agus Winarno
17 November, 2018 20:26:03
Cerpen
Komentar: 0
Dibaca: 1666 Kali

  Kringgg...kringg.. bel sekolah berbunyi.. 
Seorang wanita yang begitu cantik. Ia bernama Miyatan. Ia keluar kelas... Ia duduk di depan kelasnya... ia melihat seorang pemuda yang tampan. Joni namanya.. tetapi ia begitu membencinya entah kenapa... Ia menyapa Miya "hay... Anak IIS 1 yahh..?" Miya hanya terdiam seolah menganggap Joni hanya sebuah hembusan kipas angin kelas ... 
  Detik berganti menit... Menit berganti jam... Jam berganti baru... Karena yang kemarin jamnya udah rusak...
  Joni terus mengganggu Miya... tetapi Miya masih saja diam.. bahkan Joni bertingkah bodoh... Agar dapat perhatian dari Miya... Dan yang di tunggu Joni pun terjadi... Miya menyebut namanya Joni walaupun dengan nada kesal.. "Joni..!! Berhenti menganggu ku!"
Joni pun berhenti dan pergi dengan senyum yang menghiasi wajahnya...
  Keesokan harinya Joni melihat Miya duduk di depan kelasnya... Joni pun memberanikan diri untuk duduk di sampingnya... Joni pun berusaha mengombal... Walaupun sebenarnya kayak ngegembel sihh... Joni mengeluarkan ekspresi wajah tampanya "Kau bagaikan bunga yang mekar di pagi hari"... Miya pun jijik mendengar itu... Ia lalu pergi meninggalkan Joni...
  Joni sudah berusaha mendekati Miya tapi semua itu sia-sia... Ia pun lelah dan menyerah...
   Hari berganti hari...
 Miya kembali duduk di depan kelas... Ia merasa ada yang kurang di hari-harinya... Ia teringat akan Joni yang sering menggangunya... Terutama pada tingkah bodohnya... Ia merasa bersalah dan menyesal telah menyia-nyiakan Joni..
  Keesokan harinya Joni kembali menghampiri Miya...miya pun terkejut Joni datang... 
 ( Sfx : Suara sountrack Drakor romantis )
Joni pun menyapa Miya.. "hay...." Miya pun tersenyum... Karena ia begitu rindu terhadap sapaan Joni... Joni pun melanjutkan perkataannya " hay.. tayo.. hay.. tayo dia bis kecil ramah".. Miya pun tak jadi tersenyum.. ia mengeluarkan ekspresi kesal... Tiba-tiba Joni memegang dan mengelus rambut Miya dan berkata "Aku hanya bercanda" Joni mengatakannya dengan senyum lebar di wajahnya matanya tertutup kayak emoticon ini nih 😊... Miya pun kembali tersenyum... 
  Hari berganti hari... Minggu berganti Minggu... Hingga datang bulan... Mereka pun merasa hal yang sama yaitu jatuh cinta...
  ( Sfx : Musik Ending Drakor romantis " love is the moment" )

Pesan yang bisa di ambil adalah :
" Jangan terlalu membenci seseorang karena jika kau membencinya kamu bisa jatuh cinta kepadanya "
Tambahan : 
" Mulut mu terkadang berbohong tetapi hati tak akan pernah berbohong "
Tambahan lagi :
" Jika kau selalu merasa gagal setiap saat percayalah bahwa pohon setiap saatnya berganti daun dan terus berdiri. menunggu hingga lebih baik "
Lagi satu dah biar pas :
" Rindu bisa datang kapan saja "

 TAMAT :v

 

Baca Juga :


  



 
Didi agus Winarno

Didi agus Winarno

Penulis cerita pendek remaja penuh dengan guyonan dan kisah kasih. Serta kata-kata yang memanjakan mata 😅

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan