logoblog

Cari

Arsip: Cerpen

Pemuda Diambang Khayal

Di kampus, seorang pemuda di bawah pohon jati duduk memangku tangan. Sambil mengkhayal dan merenung. Renungannya cukup panjang hingga tak sadar, ...

Hendra murpratama Hendra murpratama | 27 April, 2014 02:36:46

Akhir Kisah Seorang Sahabat

"Biadab., kau tega melakukan ini padC:UsersuserDocumentsanya.." kata Erik dengan amarah mebara. "Tidak,, aku tidak melakukannya.. kita hanya difitnah kawan.." jelas Jhon. "Kau tak ...

KM Nggaronipo KM Nggaronipo | 25 April, 2014 16:53:59

Saat Rasa Tak Terbendung Lagi

Pagi itu,, saat mentari masih bersinar malu dibalik gunung, saat embun masih membasahi pohon cemara di taman, dan saat ayam jantan ...

KM Nggaronipo KM Nggaronipo | 25 April, 2014 16:11:18

MALAM KENCAN

"Singkirkan benda itu padaku!!!" teriak Nita seperti kesetanan. "Benda apa?!" Tanyaku bingung. "Benda yang ada di tanganmu. Singkirkan cepaaat!" "Kenapa dengan ...

Syaidinil Aksa Syaidinil Aksa | 22 April, 2014 16:31:14

Antara Sahabat dan Cinta

Malam itu rembulan sedang purnama. Di depan rumah kos-kosan yang beberapa hari lagi akan ditinggalkannya, Gibran duduk menyendiri. Matanya tertujua kepada ...

KM. Sukamulia KM. Sukamulia | 22 April, 2014 11:55:11

Investasi di Perusahaan Tuhan

kawan, aku mau cerita tentang kisah sedekah ku hari ini, tadi pagi waktu masuk kelas, anak-anak tsanawiyah pondok pesantren darul hikmah, ...

Jurnal Alfarizi Jurnal Alfarizi | 21 April, 2014 15:07:15

Pisah Ranjang

"Putih! Kamu amat manis. Matamu juga cantik sekali," ucapku seraya mendekatinya. Dan ia terpesona dengan pujianku itu. Setiap menjelang tidur. Aku selalu berduaan ...

Syaidinil Aksa Syaidinil Aksa | 21 April, 2014 07:16:53

Kacui dan Cere Nanga

Kisah dua ekor burung bernama Kacui (burung pleci) dan dan Cere Nanga. Meski kedua jenis burung tersebut berwarna sama, yakni kuning. ...

Syaidinil Aksa Syaidinil Aksa | 19 April, 2014 18:46:57

Celengan Oh Celengan

Jumat pagi yang menyenangkan. Hari ini aku dikasih uang saku lima perak yang masing-masing bernominal seratus rupiah oleh Ibu. Jangankan lima ...

Syaidinil Aksa Syaidinil Aksa | 16 April, 2014 20:44:57

Jangan Tanya Pelangi di Hatiku

Masih kuingat, kala senja menyapa kita dengan angkuh. Kau menoreh harapan besarmu kepadaku. "Adakah pelangi di hatimu?" tanyamu, sinis. Aku bilang, "Untuk apa?" "Karena, ...

Syaidinil Aksa Syaidinil Aksa | 15 April, 2014 11:38:48

 

image


 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan