Menelusur Cerita Lingkoq Kelotok

KM. Songak, sejarah akan menjadikan kita manusia yang akan menghoramti perjalanan hidup diri maupun orang lain sehingga pemahaman konteks sejarah sangat penting untuk kita fahami wabil khusus dengan keradaan cerita, situs-situs sejarah yang ada di Desa tempat kita lahir dan bertumbuh besar.

Keberadaan cerita dan situs atau peninggalan sejarah akan menguatkan cerita kesejarahaan yang ada di sebuah tempat tersebut baik berupa prasasti, daun lontar, Al-Qur’an, keris dan benda-benda lainnya yang memiliki cerita.

Sahabat kampung media yang budiman kali ini saya akan menceritakan sebuah peninggalan berupa Lingkoq (bahasa Sasak) di Desa Sakra Selatan Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Masyarakat Desa Sakra Selatan menyebut Lingkoq ini dengan sebutan Lingkoq Kelotok. Lingkoq Kelotok terletak dihamparan persawahan warga yang tidak jauh dari Kantor Desa Sakra Selatan.

Meurut cerita yang berkembang di tengah masyarakat Desa Sakra Selatan bahwa, konon keberadaan Linkoq Kelotok ini ditemukan pada saat Raden Mas Panji Tilar Negara melakukan perjalanan ke Kerajaan Pejanggiq, ada juga cerita yang berkembang di masyarakat ketika Raden Mas Panji Tilar Negara (menurut Cerita di masyarakat Sakra Raden Mas Panji Tilar Negara adalah Calon Raja Pengganti Raja Kraeng Manajai di kerjaan Perowadadi) sedang berburu. Pada saat sang pangeran sedang berburu tiba-tiba kehabisan air minum dan meminta kepada pengawalnya untuk mencari air minum, sang pengawal kerjaan yang ikut dalam perburuan jalan untuk mencarikan sang Pangeran air untuk diminun. Namun dalam perjalanan para pengawal tidak menemukan air setelah berpindah dari satu tempat ketempat lain, lalu dari kejauhan sang pengawal melihat seekor burung Kelotok (sebutan salah satu burung di Desa Sakra Selatan) trurun naik di kayu mengkudu lalu sang pengawal mendekati ketempat burung Kelotok ini. Setelah mendekat di kerah katu mengkudu tempat burung Kelotok tadi Sang pengawal menemukan sumber mata air, lalu tanpa berfikir panjang sang pengawal membawa sang Pamgeran menuju sumber mata air tersebut, dari sanalah awal mula nama lingkoq ini disebut dengan Lingkoq Kelotok.

Selain cerita perjalanan Raja Lingkoq Kelotok juga sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Desa Sakra Selatan sebagai tempat mengambil air minum ketika bekerja di Sawah, menurut cerita setempat Lingkoq Kelotok tidak pernah mengalami kekringan meski ditengah musim kemarau. Lingkoq Kelotok bukan hanya dimanfaatkan oleh warga sebagai tempat air minum Linkoq Kelotok juga dijadikan sebagai tempat mengambil air wudu para petani.

Namun ada yang menarik dari ceirta Lingkoq Kelotok ini masyarakat Desa Sakra Selatan masih mempercayai Lingkoq Kelotok ini sebagai bagian obat untuk anak cucu mereka. Ada cerita yang secara turun temurun masih berkembang bahkan sampai saat ini cerita itu masih ada bahwa ketika anak, cucu, mereka yang masih suka kencing atau berak di tempat tidur maka masyarakat setempat membawa anak atau cucunya ke Lingkoq Kelotok, lalu anak atau cucunya akan ia mandikan di Linkoq Kelotok. Kepercayaan masyarakat Desa Sakra selatan akan air Lingkoq Kelotok bisa menjadi salah satu syarat menyembuhkan anak atau cucunya yang masih kencing atau berak ditempat tidur masih berkembang sampai generasi sekarang ini bahkan praktik pemandian masih dilakukan sampai sekrang dan memang terbukti setelah anak itu dimandikan di Lingkoq Kelotok bisa tidak lagi kencing atau berak ditempat tidur.

Lingkoq Kelotok bukan hanya dikunjungi oleh masyarakat setempat namun juga dikunjungi oleh orang-orang diluar Desa Sakra Selatan bahkan diliuar kabupaten lombok timur. Ada yang datang siang atau malam hanya untuk mandi di Lingkoq Kelotok ini. Bagi orang yang datang pada malam hari menurut cerita masyarakat Desa Sakra Selatan untuk melakukan semedi karena menurut cerita salah satu yang pernah melakukan semedi di Lingkoq Kelotok mengatakan bahwa Lingkoq Kelotok dihuni oleh mahluk ghaib berupa Ular, ada pula yang menemukan putri cantik ini menurut cerita orang-orang yang pernah melakukan semedi di Lingkoq Kelotok. Masyarakat Desa Sakra selatan sering menemukan kemenyan dan sesajen di samping Lingkoq Kelotok.
Warga kampung media yang budiman begitulah sedikit cerita Lingkoq Kelotok di Dusun Selawing Desa Sakra Selatan. Isnya Allah cerita ini akan kami lanjutkan karena bisa saja cerita ini berkembang. Eeeettt simak pula cerita Lingkoq Datu yang tempatnya tidak jauh dari Lingkoq Kelotok. Mari seruput kopinya.......
-Efoel Avicenna-

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru